Senin, 29 Maret 2010

5 Kriteria Diet

Banyak jenis diet yang menawarkan aturan-aturan dan persyaratan versinya masing-masing. Selain untuk menegaskan perbedaan antara satu diet dengan yang lain, sebenarnya aturan-aturan ini pada akhirnya lebih membuat bingung daripada memberikan solusi.

Diet Mana Yang Cocok Untuk Saya?


Saya sering sekali diminta memberikan komentar mengenai jenis-jenis diet tertentu, seperti Atkins Diet, Food Combining Diet, Diet According To Blood Type, dan lain-lain.

Sebenarnya semua jenis diet sah-sah saja, karena masing-masing memiliki riset, pertimbangan, dan logikanya masing-masing. Untuk memastikan diet mana yang cocok untuk Anda, pastikan Anda telah mempertimbangkan beberapa hal berikut:

1. Diet tersebut tidak menyebabkan lemas dan lapar, diet tersebut memberikan energi dan kesempatan makan yang cukup.

2. Diet tersebut tidak monoton, diet tersebut menawarkan solusi variasi makanan untuk spektrum gizi yang lengkap.

3. Diet tersebut memberikan hasil positif pada kesehatan dan komposisi tubuh.

4. Diet tersebut bisa dijalankan seumur hidup.

5. Anda telah mengkonsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum mengubah pola makan Anda.

Rahasia Dalam Berdiet

"Diet bukanlah mengurangi makan, tetapi mengatur pola makan." Inilah yang sering saya sampaikan dalam berbagai seminar.

Reaksi terkejut dari yang hadir mengisyaratkan bahwa masih banyak yang berpendapat keliru bahwa diet itu artinya mengurangi makan. Saya sangat memaklumi masih banyak yang memegang teguh pada pendapat yang keliru ini, karena sebenarnya ia timbul dari suatu pola pemikiran yang logis: kalau gemuk terjadi akibat banyak makan, maka untuk kurus harus melakukan sebaliknya.

Tetapi logika ini tidak sepenuhnya sejalan dengan sains. Karena jika logika tersebut benar, sudah banyak orang yang sukses menurunkan kadar lemaknya dengan cara tersebut. Sains bahkan mengkonfirmasikan bahwa pendekatan mengurangi makan untuk menurunkan berat badan adalah cara yang tidak sehat (berbahaya), tidak mungkin bertahan lama, dan akan mengakibatkan kegemukan yang lebih lagi apabila berhenti.

"Salah satu rahasia besar diet adalah adanya makanan yang memiliki volume dan gizi tinggi namun berkalori rendah. Jenis makanan inilah yang akan membawa pada diet yang sukses, sehat, dan bisa dijalankan seumur hidup.

Diet Itu Murah Dan Menyenangkan

Salah satu penyebab populer orang tidak mau diet adalah karena diet itu mahal. Dan yang lebih parah lagi, sudah dianggap mahal, makanan yang bisa dikonsumsi juga tidak enak. Orang yang memaknai makanan sebagai salah satu kenikmatan hidup tentu saja tidak welcome dengan ide diet yang seperti itu. 3x World Drug-Free Bodybuilding Champion Tetapi sebenarnya, anggapan diet itu adalah yang kita bentuk sendiri dari dalam diri kita. Kalau kita MEMILIH untuk menganggap diet itu murah dan menyenangkan, maka demikianlah adanya. Dan kalau kita MEMILIH untuk menganggap diet itu mahal dan tidak menyenangkan, maka itulah yang kita alami.

Bahan dasar makanan sehat seperti sayur-sayuran, nasi merah, gandum, kentang, ayam, telur, ikan, dan lain-lain pada dasarnya sama dengan bahan dasar makanan yang kurang sehat. Yang membedakan adalah PENYAJIANNYA (CARA MASAKNYA).

Perhatikan saja anjuran bahan makanan yang sebenarnya perlu kita batasi seperti gula, garam, tepung, mentega, minyak goreng, santan, dan margarin. Bukankah dengan mengurangi atau sampai menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan tersebut, berarti kita telah menghemat penggunaannya? Belum lagi dengan membatasi makanan gorengan, kita juga membatasi pengeluaran kita dalam berbelanja?

Bersyukur kita hidup di negeri yang subur dan kaya seperti Indonesia. Segala macam rempah-rempah bisa kita gunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan. Pala, lada, cengkeh, lengkuas, sereh, daun salam, daun jeruk, ketumbar, kemiri, bawang merah, bawang putih, daun bawang, cabai, kunyit, jahe...semuanya tersedia berlimpah dengan harga yang sangat terjangkau.

Percayalah, saya, Anda, dan siapa saja bisa menikmati pengaturan pola makan yang lebih sehat. Dan yang lebih nikmat lagi adalah KESEHATAN dan BADAN BARU yang kita dapatkan dari menikmati pengaturan pola makan yang lebih sehat ini. Kenikmatan ini tidak akan kita temukan apabila kita hanya menuruti kenikmatan yang terbatas pada lidah.

Diet Itu Murah Dan Menyenangkan


Salah satu penyebab populer orang tidak mau diet adalah karena diet itu mahal. Dan yang lebih parah lagi, sudah dianggap mahal, makanan yang bisa dikonsumsi juga tidak enak. Orang yang memaknai makanan sebagai salah satu kenikmatan hidup tentu saja tidak welcome dengan ide diet yang seperti itu.

3x World Drug-Free Bodybuilding Champion

Tetapi sebenarnya, anggapan diet itu adalah yang kita bentuk sendiri dari dalam diri kita. Kalau kita MEMILIH untuk menganggap diet itu murah dan menyenangkan, maka demikianlah adanya. Dan kalau kita MEMILIH untuk menganggap diet itu mahal dan tidak menyenangkan, maka itulah yang kita alami.

Bahan dasar makanan sehat seperti sayur-sayuran, nasi merah, gandum, kentang, ayam, telur, ikan, dan lain-lain pada dasarnya sama dengan bahan dasar makanan yang kurang sehat. Yang membedakan adalah PENYAJIANNYA (CARA MASAKNYA).

Perhatikan saja anjuran bahan makanan yang sebenarnya perlu kita batasi seperti gula, garam, tepung, mentega, minyak goreng, santan, dan margarin. Bukankah dengan mengurangi atau sampai menghindari makanan yang mengandung bahan-bahan tersebut, berarti kita telah menghemat penggunaannya? Belum lagi dengan membatasi makanan gorengan, kita juga membatasi pengeluaran kita dalam berbelanja?

Bersyukur kita hidup di negeri yang subur dan kaya seperti Indonesia. Segala macam rempah-rempah bisa kita gunakan untuk meningkatkan cita rasa makanan. Pala, lada, cengkeh, lengkuas, sereh, daun salam, daun jeruk, ketumbar, kemiri, bawang merah, bawang putih, daun bawang, cabai, kunyit, jahe...semuanya tersedia berlimpah dengan harga yang sangat terjangkau.

Percayalah, saya, Anda, dan siapa saja bisa menikmati pengaturan pola makan yang lebih sehat. Dan yang lebih nikmat lagi adalah KESEHATAN dan BADAN BARU yang kita dapatkan dari menikmati pengaturan pola makan yang lebih sehat ini. Kenikmatan ini tidak akan kita temukan apabila kita hanya menuruti kenikmatan yang terbatas pada lidah.

5 Tips Latihan Beban Lebih Efektif


Merasa latihan beban yang fitnesmania lakukan stagnan? Perkembangan massa otot yang kurang pesat? Dan sakit-sakit pada persendian?


1. Utamakan tehnik latihan

Tehnik latihan yang baik dan benar bukan saja membuat kita terhindar dari cedera, tetapi juga membuat latihan kita menjadi lebih efektif. Tehnik latihan meliputi posisi, postur, pernafasan, tempo, hingga jangkauan gerak (range of motion) yang tepat. Namun jangan terlalu memusingkan semuanya seolah-olah menjadi sesuatu yang harus dihafal. Acuannya adalah apabila kita merasakan latihannya nyaman dan tidak menyakitkan, maka umumnya tehnik latihan yang kita lakukan sudah cukup benar.

2. Optimalkan pemanasan

Pemanasan memungkinkan kita untuk meraih intensitas tertinggi, dan merupakan bagian yang penting dalam latihan. Terlalu sedikit pemanasan meningkatkan risiko cedera karena otot yang dingin cenderung lebih kaku dan tidak selentur otot yang hangat. Namun terlalu banyak pemanasan, menurunkan potensi intensitas dan efektifitas latihan kita karena energi yang sebenarnya bisa dipakai untuk angkatan tertinggi sudah keburu habis di awal. Jadi adalah tugas kita masing-masing untuk menemukan porsi pemanasan yang tepat dan optimal.

3. Fokus pada rasa di otot, bukan penambahan beban

Terlalu banyak dari kita yang ingin menambah beban angkatan secara terburu-buru. Ya, peningkatan beban angkatan adalah salah satu tanda kemajuan latihan. Tetapi hal ini sebaiknya hanya terjadi apabila kita sudah memastikan tekanan maksimal beban tersebut diterima oleh otot yang dilatih. Membangun hubungan antara otak dan otot (mind to muscle connection) sangat penting untuk memungkinkan beban yang kita angkat diserap dan digerakkan oleh otot yang dilatih, bukan otot-otot lainnya. Menambah beban angkatan tetapi akhirnya melibatkan otot lain untuk menggerakkan, bukan saja tidak meningkatkan efetifitas latihan tetapi juga meningkatkan risiko cedera.

4. Energi sebelum latihan

Latihan beban menggunakan energi dari makanan, dan mayoritas dari energi itu berasal dari karbohidrat. Sumber-sumber karbohidrat yang ideal untuk sebelum latihan beban adalah karbohidrat kompleks seperti nasi merah, gandum, roti gandum, ubi. Idealnya kita sudah mengkonsumsi 1 atau 2 meal sebelum beraktivitas latihan beban. Namun ini bukan merupakan keharusan apabila kita merasa memiliki energi dan tenaga yang cukup. Konsumsikan karbohidrat dengan protein, agar tersedia juga asam-amino untuk kebutuhan otot tubuh yang dilatih.

5. Istirahat yang cukup sebelum latihan

Tubuh yang kurang istirahat umumnya tidak memiliki kesiapan syaraf yang memadai untuk berlatih beban dalam intensitas tertinggi. Kurang tidur juga berpotensi menurunkan konsentrasi latihan yang diperlukan untuk mind-to-muscle connection, apabila ini terjadi potensi cedera meningkat. Kalau begitu apakah harus melakukan latihan beban di pagi hari? Tidak juga, yang penting secara umum kita menjaga porsi dan kualitas istirahat yang cukup setiap harinya. Apabila latihan beban di sore hari, di mana sepanjang hari sudah menjalankan pekerjaan yang melelahkan, kita masih bisa mengupayakan intensitas tertinggi yang sesuai dengan kondisi tubuh yang tentunya berbeda dengan intensitas tertinggi apabila kita dalam kondisi segar dan cukup istirahat.

Mengendalikan Nafsu Makan

Salah satu tantangan saat ingin menurunkan berat badan adalah mengendalikan nafsu makan. Sebenarnya hal ini tidaklah sulit untuk dilakukan, selama kita memiliki pengetahuan yang tepat dan motivasi yang cukup untuk menjalankannya.

1. Makanlah Lebih Sering
Salah satu penyebab nafsu makan yang tidak terkendali adalah seringnya skip makan alias tidak makan pada saat makan tiba. Hal ini mengakibatkan sensor selera pada lidah dan sinyal lapar dari otak menjadi lebih hebat. Dengan makan lebih sering, sensor ini lebih terkendali sehingga lebih kecil kemungkinan untuk mendapatkan nafsu makan yang menggebu-gebu.

2. Makan lebih banyak sayuran
Sayuran adalah makanan yang kaya akan serat. Serat yang masuk ke dalam lambung akan mengembang. Serat juga lebih sulit terurai dalam tubuh sehingga menjadikan pengosongan lambung lebih lambat, hasilnya adalah rasa kenyang yang lebih bertahan lama. Sehingga bila tiba saatnya makan, tubuh masih tidak terasa terlalu lapar untuk membangunkan sinyal lapar dari otak.

3. Makan lebih banyak protein

Kebanyakan orang lebih mudah kekurangan protein daripada kekurangan karbohidrat maupun lemak. Padahal protein adalah nutrisi yang sangat ampuh untuk mengendalikan nafsu makan. Selain dipecah menjadi asam amino yang berperan dalam ratusan fungsi dalam tubuh (termasuk pembentukan hormon dan pengiriman sinyal kenyang ke otak), protein yang banyak ditemukan dalam daging, ayam, ikan, telur, susu, tempe, dan tahu ini juga sangat baik untuk menjaga metabolisme tubuh agar tetap aktif dan sehat


Blog ini mengenai seluk beluk fitness, dari pola pikir sampai ke artikel-artikel latihan beban, artikel latihan aerobik, artikel penemuan program-program baru, diet, nutrisi, suplementasi, ke tips-tips & strategi menjadi lebih baik, konsisten, dan berkualitas dalam menjalankan gaya hidup sehat melalui fitness.
Ayo bagi pengalaman dan pengetahuan fitness kamu di Nukyraga Blog
koment and Follow eaa..